Telaah Lafal Al-Muthohharun Pada Surat Al-Waqi’ah 79

Oleh: Anis Nur Maimunah

DAFTAR ISI

BAB I                         PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang Masalah
  2. Tujuan Penulisan
  3. Kegunaan Penulisan

BAB II            SURAT AL WAQI’AH (56) : 79

  1. Lafal dan Arti
  2. Penafsian

Maksud كتاب مكنون  Adalah Kitab yang ada di langit dan maksud   المطهرون adalah malaikat

Maksud كتاب مكنون adalah mushhaf dan maksud المطهرون adalah orang-orang yang suci dari hadats dan najis.

BAB III          PENUTUP

  1. Kesimpulan
  2. Saran

BAB  I

PENDAHULUAN

  1. 1. Latar Belakang Masalah

Banyak orang di sekitar tempat tinggal penulis berpendapat bahwa wanita yang sedang haid tidak boleh menyentuh mushhaf al-qur’an apalagi membacanya dengan dalil surat al-Waqiah(56) : 79.

Adapun menurut sepengetahuan penulis, maksud dari surat al-Waqi’ah (56) : 79 yang berbunyi : لاَ يَمَسُّهُ إِلاَّ المُطَهَّرُوْنَ  adalah tidak menyentuhnya (kitab) kecuali hamba-hamba yang disucikan (para malaikat).

Berangkat dari perbedaan 2 pendapat tersebut, penulis termotivosi untuk menela’ah dan melakukan penelitian tentang surat al-Waqi’ah (56): 79.

  1. 2. Tujuan Penulisan

Tujuan penulian dalam penelitian ini adalah penulis mengetahui tafsier surat al-Waqi’ah (56) : 79.

  1. 3. Kegunaan Penulisan

Menerangkan kepada muslimin tafsier surat al-Waqi’ah (56) : 79.

Menambah wawasan dalam bidang tafsier

BAB II

SURAT AL-WAQI’AH (56) : 79

  1. 1. Lafal dan Arti

فِيْ كِتَابٍ مَكْنُوْنٍ (78) لاَ يَمَسُّهُ اِلاَّ المُطَهَّرُوْنَ (79)

Di dalam kitab yang dipelihara. Tidak menyentuhnya (kitab) kecuali hamba-hamba yang disucikan.

  1. 2. Penafsiran

Ahli tafsier berbeda pendapat dalam menafsirkan dua ayat ini. Berikut penafasiran mereka:

Maksud كتاب مكنون adalah kitab yang ada di langit dan

Maksud المطهرون adalah para malaikat.

Ibnu Abbas menafsirkan bahwa كتاب مكنون adalah kitab yang ada di langit dan yang dimaksud المطهرون adalah para malaikaat.[1]

Penafsiran Ibnu Abbas tersebut sebagaimana penafsiran yang dipilih oleh Imam malik. Imam Malik menyatakan :

احسن ما سمعت فى هذه الأية (لا يمسه إلا المطهرون) انها هي بمنزلة هذه الأية التى فى عبس و تولّى (فمن شاء ذكره * فى صحف مكرمة * مرفوعة مطهرة * بأيدى سفره * كرام برره)   [2]

Sebaik apa-apa yang aku dengar tentang ayat لاَ يَمَسُّهُ اِلاَّ المُطَهَّرُوْنَ bahwa ayat ini sesuai dengan ayat yang disebut dalam surat ’Abasa wa tawalla yaitu firmanNya (maka barang siapa yang menghendaki (hendaklah) dia memperhatikannya (al-qur’an itu) di dalam lembaran-lembaran yang dimuliakan, ditinggikan, dan disucikan (lembaran-lembaran itu) berada pada tangan-tangan para penulis yang mulia yang berbakti).

Ulama yang sependapat dengan penafsiran Ibnu Abbas dan Imam Malik antara lain: Anas bin Malik, Mujahid, Ikrimah, Said bin Jubair, Abdurrohman bin Zaid bin Aslam, dan selain mereka.[3]

Maksud كتاب مكنون adalah mushhaf dan maksud المطهرون adalah orang-orang yang suci dari hadats dan najis Al Qurthubie menjelaskan bahwa maksud كتاب مكنون adalah mushhaf yang ada ditangan kita dan maksud المطهرون adalah orang-orang yang suci dari hadats dan najis. Beliau berdalil dengan hadits yang diriwayatkan oleh imam Malik dan selainnya (imam Malik).

……. وكان فى كتابه لا يمس القرآن الا طاهر     [4]

Dan di dalam kitabnya (surat tersebut tertulis) bahwasannya tidak boleh menyentuh Al-Qur’an kecuali dalam keadaan suci.

Al-Baghowie menjelaskan bahwa mereka yang menafsirkan المطهرون dengan orang-orang yang suci dari hadats dan najis mengatakan bahwa orang yang junub atau sedang haid dan orang yang berhadats itu tidak boleh membawa ataupun menyentuh mushhaf.[5]

Diantara mereka yang menafsirkan المطهرون dengan orang-orang yang suci dari hadats dan najis adalah Atha’, Thowus, Salim, Qosim Dan Mayoritas Ahli Ilmu, Imam Malik, Imam Syafi’ie dan mayoritas ahli Fiqih.[6]

BAB III

PENUTUP

  1. 1. Kesimpulan

Ada dua penafsiran المطهرون pada surat Al-Waqi’ah (56) : 79, yaitu :

1)      Maksud المطهرون adalah para malaikat (ini adalah pendapat Ibnu Abbas, Imam Malik, Anas bin Malik, Mujahid, Ikrimah, Sa’id bin Jubair, AbdurRohman bin Zaid bin Aslam, dan selain mereka).

2)      Maksud المطهرون  adalah orang-orang yang suci dari hadats dan najis (ini pendapat Al-Qurthubie, Atha’, Thowus, Salim, Qosim dan mayoritas ahli Ilmu, Imam Malik, Imam Syafi’ie dan mayoritas ahli Fiqih).

  1. 2. Saran

Sebaiknya muslimin berhati-hati dalam menerima penafasiran ayat-ayat Al-Qur’an kemudian ikut menyampaikannya kecuali setelah dia mendapatkan kebenaran dari penafsiran ayat tersebut.

DAFTAR PUSTAKA

  1. Mushhaf Al-Qur’an
    1. Ibnu Katsir, Al Imam Al-Hafidz Imaduddin Abil fida’ Ismail bin Katsir Ad-Dimasyqie, 1424 H / 2006 M. Beirut, lebanon: Darul Kutubil Ilmiyyah.
    2. Al-Qurthubie, Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad Al Anshorie, 1414 H / 1994 M, Al-jamu’ulil Ahkamil Qur’an, Beirut, lebanon, Darul Fikr.
    3. Al-Khazim, Ala’udin Ali bin Muhammad bin Ibrahim Al-Baghdadi 1415 H / 1995 M, lubabut ta’wiel fil Ma’awiet Tanziel, Beirut, lebanon, Darul Kutubil Ilmiyyah.
    4. Al-Baghowie, Abu Muhammad Al-Husain bin Mas’ud Al-Farra’ AlBaghowie Asy-Syafi’ie Al-imam ma’alimut Tanzil, 1415 H / 1995 M, Beirut, lebanon, Darul kutubil ilmiyyah.

[1] Ibnu Katsir, tafsirul qur’anil adhim, jilid 4, hal 298

[2] Al qurthubie, al jami’u lil ahkam qur’an, jilid 17, halaman 225

[3] Ibnu Katsir, tafsirul qur’anil adhim, jilid 4, hal 298

[4] Al Qurthubie, Al-jami’ulil ahkamil qur’an, jilid 17, halaman 225

[5] Al baghowie, Ma’alimut Tanziel, Jilid 6, halaman 108 – 109

[6] Al Khazim, Tafsirul Khazim, juz 4, hlm. 223

2 tanggapan untuk “Telaah Lafal Al-Muthohharun Pada Surat Al-Waqi’ah 79

  1. Assalamu’alaikum.wr.wb
    Jazakumulloh khoiron katsiro…..semoga bisa memberikan pemahaman yang bijaksana kepada masyarakat awwam….

    wa’alaikumussalam…
    amin…, syukron do’anya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s